Tugas Etika & Professionalisme : PROPOSAL PERANCANGAN APLIKASI PENGUKUR KUALITAS DAN KEMAMPUAN GURU

PROPOSAL

PERANCANGAN APLIKASI PENGUKUR KUALITAS DAN KEMAMPUAN GURU

Di Susun Oleh:

 

·         Aditya Pradipta                                 (10111232)

·         Fadel Darmawan                              (12111556)

UNIVERISITAS GUNADARAMA

2015/2016

 

 

 

 

1.      PENDAHULUAN

 

Saat ini banyak orang yang mengambil sekolah untuk menjadi calon guru. Selain sebagai pengajar, guru juga berperan penting dalam proses pengembangan diri para murid, sehingga saat ini menjadi guru merupakan pekerjaan yang menjanjikan. Namun, karena banyaknya calon guru yang ada saat ini membuat sekolah sulit dalam memilih guru yang memiliki etika dan profesionalitas yang tinggi. Hal ini menjadi alasan seringnya sekolah mengganti guru pada suatu mata pelajaran karena tidak memiliki standar yang khusus.

Dengan melihat permasalahan tersebut, penulis menarik kesimpulan untuk mengembangkan suatu aplikasi untuk menilai etika dan tingkat profesional seorang guru. Aplikasi ini dapat diakses melalui smartphone berbasis android yang terhubung dengan jaringan internet. Aplikasi ini dibangun menggunakan Java dan Android SDK.

 

2.      RUANG LINGKUP

Aplikasi ini berbasis android yang diperuntukkan untuk staff sekolah sebagai pengguna. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa Java yang lalu dicompile menjadi aplikasi android.

 

Dalam website ini terdapat satu akses yaitu:

1.      User (pengguna)

Pada akses sebagai user yaitu staff sekolah memasukkan data guru. Pada akses ini terdapat 1 menu yaitu:

a.       Input Guru

Pada menu ini user diharuskan memasukkan data pribadi guru yang akan dinilai kinerja dan etikanya.

b.    Data Guru

Pada menu ini user dapat melihat data guru yang diperiksa baik dari nilai akhirnya dan kemampuannya.

 

3.      METODOLOGI PEMBUATAN WEBSITE

3.1  METODE WATERFALL

Dalam pembuatan aplikasi Pengukur Kualitas dan Kemampuan Guru ini adalah metode Waterfall yang merupakan bagian dari System Development Life Cycle (SDLC). Tahapan SDLC adalah sebagai berikut:

 

·         Perencanaan

Tahap awal yang dilakukan adalah melakukan perencanaan konsep dari aplikasi. Selain itu, perencanaan terhadap bahasa pemrograman yang digunakan serta mencari sumber melalui buku dan media online terkait dengan aplikasi yang akan dibuat.

 

·         Analisis

Tahap selanjutnya yaitu analisis. Pada tahap ini, mencari masalah-masalah yang dihadapi dan juga informasi yang ada pada arsip. Masalah dan informasi yang didapat dijadikan acuan dalam pembuatan aplikasi ini.

 

·         Perancangan

Tahap selanjutnya yaitu perancangan. Pada tahap ini dilakukan perancangan interface dari aplikasi. Perancangan interface sangat penting karena akan digunakan user untuk berinteraksi dengan aplikasi sehingga dibuat agar user friendly.

 

·         Implementasi

Tahap selanjutnya yaitu implementasi. Pada tahap ini dilakukan perubahan atas perancangan yang telah dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman.

 

·         Uji Coba

Tahap terakhir yaitu uji coba. Pada tahap ini dilakukan uji coba aplikasi dengan melibatkan user. Jika ada error maka akan segera diperbaiki.

 

3.2  SPESIFIKASI HARDWARE DAN SOFTWARE

Spesifikasi hardware yang digunakan penulis dalam pembuatan aplikasi adalah sebagai berikut:

–          Laptop Asus

–          RAM 2GB

–          Intel(R) Core (TM) i3-2330M

–          CPU @ 2.2 GHz (4CPUs), ~2.2GHz

Spesifikasi software yangdigunakan penulis dalam pembuatan website Self Service Library adalah sebagai berikut:

–          Sistem operasi Windows 7 Ultimate 64-bit (6.1, Build 7601)

–          Netbean 3.2

–          Xampp 1.7.1 32-bit

–          Android SDK

–          Adobe Photoshop CS3

 

4.      IMPLEMENTASI

4.1  Struktur Navigasi

Struktur navigasi digunakan untuk menggambarkan secara garis besar isi dari seluruh website dan menggambarkan bagaimana hubungan antar menu yang ada. Dibawah ini adalah gambar dari struktur navigasi dari website ini:

 

Gambar 2 Struktur Navigasi User

 

 

1.      PENUTUP

Aplikasi ini peruntukkan untuk sekolah yang menggunakan standar yang tinggi untuk guru yang mengajar siswanya. Aplikasi ini merubah penilaian guru yang sulit menjadi lebih mudah . Penulis berharap aplikasi ini dapat bermanfaat dan dapat diterapkan dengan baik sebagai bentuk penerapan teknologi informasi.

 

 

 

2.      DAFTAR PUSTAKA

Penerbit Andi. 2009. Java Programming. Yogyakarta: Wahana Komputer.

Kadir, Abdul. 2008. Dasar Pemrograman Web Dinamis Menggunakan    PHP. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Tugas Etika & Professionalisme : Studi Kasus Hack Situs KPU pada Pemilu 2004

Studi Kasus     : Hack Situs http://tnp.kpu.go.id pada Pemilu 2004

Oleh                : Aditya Pradipta, Ario Panji S, Fadel Darmawan

Kronologi Peristiwa

Pada pelaksanaan pemilu (pemilihan umum) tahun 2004, yang merupakan pemilihan multi partai yang kedua dan pemilihan presiden langsung yang pertama di Indonesia, ada sebuah perbincangan hangat yang membicarakan tentang teknologi sistem informasi yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini disebabkan oleh pernyataan dari Ketua Kelompok Kerja Teknologi Informasi KPU Chusnul Mar’iyah yang mengatakan bahwa keamanan dari situs KPU 99.99% aman dari serangan hacker. Atas pernyataan tersebut seorang hacker bernama Dani Firmansyah tertantang untuk melakukan hack pada situs milik KPU yang terjadi pada tanggal 17 April 2004.

Pelaku memulai serangannya selama kurang lebih lima hari hingga ia pun berhasil men-deface tampilan situs KPU dengan melakukan rename pada nama-nama partai peserta pemilu. Aksinya dimulai dari Warnet Warna yang berlokasi di Yogyakarta. Tersangka mencoba melakukan tes pada sistem kpu.go.id melalui XSS (Cross Site Scripting) dan sistem SQL Injection dengan menggunakan IP publik milik PT. Danareksa 202.158.10. pada layer identifikasi menunjukan message risk level low (yang berarti website KPU tidak dapat ditembus).

Pada 17 April 2004 jam 03.12.42 WIB, tersangka mencoba lagi untuk menyerang server KPU dan berhasil menembus IP (tnp.kpu.go,id) 203.130.***.*** serta berhasil update tabel nama partai pada pukul 11.24.16. sampai 11.34.27 WIB. Adapun teknik yang dipakai tersangka melalui teknik spoofing (penyesatan) yaitu tersangka melakukan hacking dari IP 202.158.10.*** kemudian membuka IP proxy Anonimous (tanpa nama) Thailand 208.***.1. lalu masuk ke IP (tnp.kpu.go.id) 203.130.***.*** dan berhasil merubah tampilan nama partai.

Setelah kejadian tersebut tim penyelididik Satuan Cyber Crime Krimsus Polda Metro Jaya yang di ketua oleh AKBP Pol Petrus R Golose mulai melakukan pengecekan atas log file server KPU. Tim penyelidik melakukan penyelidikan dengan cara membalik. “Bukan dari 208.***.1 (server di Thailand) untuk mengetahui apakah pelaku mengakses IP 208.***.1. atau tidak.

Tidak sengaja tim perburuan bertemu dengan seseorang yang kenal dengan Dani di internet ketika sedang chatting. Kemudian tim penyidik menemukan salah satu IP address di log KPU, ada yang berasal dari PT. Danareksa. Lalu belakangan diketahui bahwa seseorang yang diajak chatting dengan polisi untuk mencari informasi tentang Dani tersebut adalah Fuad Nahdi yang memiliki asal daerah yang sama dengan Dani, dan merupakan admin di Warna Warnet. “Jadi nickname-nya mengarah ke Dani dan IP addres-nya mengarah ke tempat kerjanya Dani. Dari hasil investigasi, keluar surat perintah penangkapan atas Dani Firmansyah yang berhasil dibekuk di kantornya di Jakarta.

 

 

Analisa Kasus

Meskipun telah melakukan pemeriksaan secarta komprehensif, ternyata motif dari pelaku pembobolan situs KPU belum juga secara gamblang terungkap. Ada beberapa orang yang menyatakan bahwa dibalik pembobolan situs tersebut ada motif politis dari pelaku ataupun pihak-pihak lain yang mungkin berada dibelakangnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif perbuatan tersangka semata-mata dilakukan karena iseng belaka, selain itu, Dani juga tertantang untuk menjawab tantangan teman-temannya dalam komunitas milis yang diikutinya.

Tak adanya muatan-muatan politis di dalam aksi pembobolan situs KPU ini juga diperkuat oleh pernyataan dari pihak Kapolda Metro Jaya. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Makbul Padmanegara menegaskan bahwa memang tidak ada motif politik tertentu dibalik aksi Dani dalam merusak website KPU. Tersangka hanya tertantang untuk mencoba kemampuannya setelah mendengar pernyataan dari pejabat di KPU. Dia ingin mengingatkan bahwa secanggihnya sistem teknologi itu pasti masih bisa ditembus, kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Makbul Padmanegara di Mapolda.

Pernyataan Kapolda Metro Jaya juga diperkuat oleh pernyataan pelaku sendiri. Dani telah mengakui perbuatannya yang merusak fasilitas Komisi Pemilihan Umum hanya sekadar iseng. Dia juga ingin membuktikan bahwa sebenarnya sistem informasi KPU tidak aman dan sangat mudah untuk ditembus.

Kesimpulan

Dari pembahasan masalah diatas, kami dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut:

  1. Tidak adanya motif politis dalam tindakan yang dilakukan Dani Firmansyah dalam aksi hack situs KPU, melainkan karena iseng dan sebagai pembuktian bahwa sistem informasi KPU tidak aman dan sangat mudah untuk ditembus.

 

  1. Tindakan yang dilakukan Dani Firmansyah jelas-jelas merupakan tindakan yang melawan hukum dan dijerat Pasal 22 dan Pasal 38 UU No. 36/1999 tentang Telekomunikasi dan diancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp600 juta.

 

  1. Seharusnya Ketua Kelompok Kerja Teknologi Informasi KPU Chusnul Mar’iyah tidak mengeluarkan pernyataan tentang sistem keamanannya. Karena pernyataan tersebut sangat sombong sehingga dapat menarik rasa penasaran hacker.

 

  1. Seharusnya Dani Firmansyah tidak melakukan peretasan situs tersebut karena dapat mengganggu proses pemilu yang sedang dilaksanakan pada tahun 2004. Akan lebih baik jika pelaku melakukan komunikasi dengan KPU terlebih dahulu.

 

 

Sumber :

http://indrinovii.blogspot.com/2014/04/tugas-studi-kasus-etika-profesionalisme_27.html

http://zolovemo.blogspot.com/2013/02/studi-kasus-pelanggaran-uu-ite.html

http://cycrimes.blogspot.com/2013/04/jenis-kegiatan-hacking-dan-beberapa.html

Tugas Sistem Penunjang Keputusan

SOAL :

Pemrograman Linier :

Suatu perusahaan akan memproduksi 2 jenis produk yaitu lemari dan kursi. Untuk memproduksi 2 produk tersebut dibutuhkan 2 kegiatan yaitu proses perakitan dan pengecatan. Perusahaan menyediakan waktu 56 jam untuk proses perakitan dan 60 jam untuk proses pengecatan. Untuk produksi 1 unit lemari diperlukan waktu 8 jam perakitan dan 5 jam pengecatan. Untuk produksi 1 unit kursi diperlukan 7 jam perakitan dan 12 jam pengecatan. Jika masing masing produk adalah Rp. 200.000,- untuk lemari dan Rp. 100.000,- untuk kursi. Tentukan solusi optimal agar mendapatkan untuk laba maksimal (Lemari = X ; Kursi = Y).

AHP :

Seorang mahasiswa UG ingin membeli sebuah telpon selular. Setelah melihat-lihat di toko yang terletak di Margo City maka mahasiswa tersebut menentukan ada 3 merk yang kelihatannya dapat memenuhi kebutuhannya akan telepon seluler tersebut, yaitu Apple, Blackberry dan Samsung. Namun demikian, ia masih merasa kesulitan untuk menentukan telpon seluler mana yang harus dibeli. Ia minta bantuan mahasiswa teman satu kosnya yang sudah belajar AHP untuk mengaplikasikan pengetahuan dan pemahamannya dalam menentukan keputusan untuk pembelian telpon seluler tersebut. Setelah berdiskusi dengan temannya, maka didapatkan bahwa kriteria yang dibandingkan untuk produk telpon selular adalah battery, camera dan touch screen. Adapun nilai kepentingan relatif hasil wawancara adalah sebagai berikut :

Battery Camera Touchscreen
Battery 1 1/4 3
Camera 4 1 7
Touchscreen 1/3 1/7 1

Hasil wawancara untuk kepentingan relatif dari merk yang dikaji berturut-turut untuk battery, camera dan touch screen adalah sebagai berikut :

Apple Blackberry Samsung
Apple 1 4 3
Blackberry 1/4 1 1/2
Samsung 1/3 2 1
Apple Blackberry Samsung
Apple 1 5 3
Blackberry 1/5 1 ¼
Samsung 1/3 4 1
Apple Blackberry Samsung
Apple 1 1/3 1/7
Blackberry 3 1 ½
Samsung 7 2 1

Buatlah hirarki penyelesaian persoalan, selesaikan perhitungan agar dihasilkan keputusan (gunakan 3 digit decimal di belakang titik).

Jawaban bisa dilihat pada file dibawah ini, semoga membantu. 🙂

SPK adit