Kebijakan Mobil Murah

Mungkin anda sudah sering mendengar tentang mobil murah atau LCGC(Low Cost Green Car), baik di media cetak ataupun di media digital. Beberapa berpendapat kebijakan yang diambil pemerintah sangat baik, namun juga ada yang mengatakan itu merupakan keputusan yang buruk. Saya tidak akan berpihak pada kubu manapun, sekarang saya cuma akan membahas dampak positif dan negatif yang ditimbulkan oleh kebijakan ini. Seperti yang dikatakan Peneliti Transportasi Jalan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan, Nunuj Nurdjanah, terlepas dari pro dan kontra dari berbagai pihak mengenai program LCGC (Low Cost Green Car/mobil murah ramah lingkungan), kita perlu melihatnya dari dua sisi yang mungkin timbul yaitu dampak positif dan negatifnya.

 

Yang pertama adalah dampak positif dari kebijakan ini, yaitu:

1. Bertambahnya penghasilan pajak negara dari otomotif karena penjualan LCGC tersebut.

2. Adanya moda transportasi yang bisa dibeli oleh orang-orang dengan ekonomi menengah.

3. Dapat mencegah masuknya mobil murah dari luar negeri seperti dari Thailand.

 

Selanjutnya adalah dampak negatif dari kebijakan ini, yaitu:

1. Meningkatnya konsumsi BBM, karena dibandingkan dengan motor, bensin yang dibutuhkan untuk mengendarai mobil lebih besar jumlahnya.

2. Sudah pasti kepadatan lalu lintas, karena mobil mempunyai ukuran yang cukup besar dan bila ada dalam jumlah besar, pastinya kemacetan tidak akan terelakkan.

3. Hilangnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, yang bertentangan dengan upaya pemerintah provinsi dalam mengurangi kemacetan. Karena masyarakat merasa lebih aman dan nyaman menggunakan mobil pribadi yang kian murah, maka lambat laun kendaraan umum akan dilupakan.

4. Penyebaran yang tidak merata. Karena mobil murah berjenis City Car, maka mobil ini tidak akan bisa disebarkan ke pulau kalimantan atau papua. Karena kontur jalan yang berbeda. Dan sudah pasti tidak akan terlalu laris.

 

Kesimpulan saya adalah, bahwa kebijakan ini memang cukup baik. Namun alangkah lebih baiknya kalau pemerintah menggunakan dana negara untuk memperbaiki jalur transportasi dan memperbaiki transportasi umum. Karena rakyat tidak butuh mobil murah, rakyat membutuhkan transportasi umum yang aman dan nyaman.

 

Referensi: http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/09/24/mtm36m-dampak-positf-dan-negatif-dari-kebijakan-mobil-murah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s