Resensi DmC: Devil May Cry

DmC_box_art
DmC : Devil May Cry adalah game bergenre hack and slash beat ’em up yang dikembangkan oleh Ninja Theory dan diterbitkan oleh Capcom untuk konsol Xbox 360, PlayStation 3, dan PC. Game ini merupakan game ke-5 dari franchise game Devil May Cry. Karakter utama pada game ini masih Dante, namun pada Sequel ini karakter Dante yang biasa kita kenal (berambut putih) sudah tidak ada. Karena pada sequel ini terjadi banyak perubahan, baik pada sisi desain karakter, ataupun latar dan cerita yang berbeda.

Pada sequel ini Dante adalah seorang pemuda yang agresif, nakal, dan memiliki masalah dengan ingatan masa lalunya yang akan menuntunnya menuju pertarungannya melawan raja iblis Mundus, dan kembalinya memori masa lalunya.

 

 

 

 

Sinopsis:

Judul : DmC Devil May Cry

Pengembang : Ninja Theory

Publisher : Capcom

Director : Tameem Antoniades

Produser : Motohide Eshiro, Alex Jones

Artis : Alessandro Taini

Penulis : Tameem Antoniades

Composer : Noisia, Combichrist

Platform(s) : Playstation 3, Xbox 360, PC

Dante, seorang pemuda yang kehilangan masa lalunya tiba-tiba diserang oleh iblis yang diperintahkan Mundus, seorang penguasa iblis untuk membunuh Dante. Disaat itu muncullah Kat, seorang gadis yang mengerti psychic yang membantu Dante dalam menghadapi iblis tersebut. Setelah Dante mengalahkan iblis itu, Kat menjelaskan mengenai apa yang terjadi dan menjelaskan tentang The Order, sebuah organisasi yang bertujuan untuk mengalahkan Mundus.

Saat-saat Dante bertemu dengan Vergil(Saudara kembar Dante), ketua dari organisasi tersebut merupakan awal dari pencarian memori masa lalunya dan niat Dante untuk menghabisi Mundus. Dengan Rebellion, pedang besarnya dan dua pistolnya, Ebony dan Ivory, Dante melakukan perlawanan terhadap Mundus. Dibantu Vergil dan Kat, Dante terus melakukan perlawanan hingga akhirnya dapat mengalahkan Mundus.

Namun di saat Mundus telah kalah, Dante harus bertarung sekali lagi dengan Vergil. Karena Dante tidak menyetujui ide Vergil untuk menggantikan Mundus memerintah umat manusia. Pada pertarungan sengit itu, Dante mengalahkan Vergil dan Vergil menghilang, untuk sementara.

spe

Kelebihan : Efek dramatis dalam game sangat menakjubkan, Gameplay tidak terlalu sulit untuk pemain awam.

Kekurangan : Perubahan total karakter dan cerita cukup mengecewakan fans Devil May Cry, permainan terlalu singkat.

 

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/DmC:_Devil_May_Cry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s